Turnamen Tarung Bebas One Pride di Indonesia

Turnamen Tarung Bebas Indonesia One Pride Pro Never Quit MMA (atau yang juga lebih dikenal sebagai One Pride Pro Never Quit Indonesia MMA) adalah sebuah Gelar juara kompetisi pencak silat Indonesia. Acara ini terselenggara atas kerjasama tvOne dan Komisi Beladiri Indonesia. Turnamen Tarung Bebas tersebut sudah berjalan sejak 9 April 2016 dan kini telah usai tiga musim.
Dengan munculnya kompetisi seni bela diri campuran (MMA) di seluruh dunia pada pertengahan 2010-an, CEO tvOne  Anindra Ardiansyah Bakrie meluncurkan organisasi Komite Olahraga Beladiri Indonesia tahun 2016, Indonesia bernama One Pride MMA. Keberadaan turnamen ini menjadi titik balik Kejuaraan MMA di Indonesia setelah dihapuskan pada tahun 2005. Tujuan dari kompetisi ini adalah sebagai wadah untuk meningkatkan minat masyarakat Indonesia terhadap MMA dan menghasilkan atlet MMA yang berkualitas. Anda bisa bangga dengan Indonesia. Kehadiran turnamen ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Pemuda Olahraga RI Imam Nahrawi pada jamannya. Menurutnya, Turnamen Tarung Bebas One Pride tidak hanya menjadi wadah bagi anak muda untuk menunjukkan diri dan tangguh di bidang ini, tetapi juga sebagai cara untuk meraih hasil.
Penghargaan yang didapat pada tahun 2017 adalah Panasonic Gobel Awards 2017 Kategori Pertandingan Olahraga.

History Made in Indonesian MMA Turnamen Tarung Bebas Indonesia adalah aliansi strategis eksklusif dan konten dari ONE Pride (ONE) Championship, properti media olahraga global terbesar dalam sejarah Asia, dengan promotor MMA Indonesia One Pride MMA (OPMMA) hari ini. Mengumumkan peluncuran kemitraan.

Kolaborasi ini memberikan angin segar bagi para petarung MMA, terutama satu-satunya lingkungan kompetitif di Indonesia. Mereka memiliki kesempatan untuk berkembang ke tingkat yang lebih besar atau dalam skala global.

Turnamen Tarung Bebas Indonesia One Pride Championship merupakan wadah bagi para pejuang Turnamen Tarung Bebas MMA Indonesia untuk mengembangkan generasi bintang pencak silat Indonesia di tingkat global. Di masa depan, para petarung MMA Indonesia hanya bisa menikmati iklim buruk ini melalui sponsorship One Pride. Jadi bagaimana Anda bersaing untuk grafik OnePride Fighter dalam satu turnamen?

Ketua KOBI Anindra Ardiansyah Bakrie mengatakan turnamen Tarung Bebas tersebut nantinya akan menyeleksi atlet-atlet potensial untuk bertanding di sana. Ini merupakan salah satu prestasi OnePride yang mengangkat nama pejuang Indonesia ke tingkat dunia.

“Yaitu, ketika One Championship tersedia untuk petarung mana pun, siapa pun bisa bertarung di Championship, bahkan juara One Pride. Jika Anda membutuhkan One Championship, kami menawarkannya untuk bertarung. Secara internasional. Anda tahu, kami harap Anda ‘akan menjadi ikon yang sangat baik. Melihat One Pride, kami menawarkan jalur karir di arena global. Siapa yang ingin memperjuangkan satu kejuaraan? Ini memiliki dua keuntungan, karena setiap orang harus melalui Turnamen Tarung Bebas One Pride,” ujarnya.

Ardie juga berpesan kepada One Pride Fighters untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk berlaga di pentas internasional.

“Tentunya KOBI memiliki visi bagaimana mengembangkan industri bela diri campuran, tidak hanya lokal tetapi global, dan para pejuang bisa menjadi kebanggaan Indonesia,” tambahnya.

“Artinya, ketika Turnamen Tarung Bebas One Pride dan One Championship melakukan kolaborasi ini, mereka memberi tahu kami bahwa itu sejalan dengan visi KOBI, dan kemudian kolaborasi itu terjadi, memberi petarung kesempatan untuk bertarung di One Championship alih-alih One Pride. Upgradenya adalah global dan memberikan jenjang karir bagi para petarung yang mampu tidak hanya di tingkat Nasional tetapi juga internasional. Terima kasih untuk Team One Pride dan Team One Championship,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *